Halo Saya Pindah
October 22nd, 2007Saya sudah resmi Pindah dari sini, silahkah ke http://adams.web.id thx yo…
Saya sudah resmi Pindah dari sini, silahkah ke http://adams.web.id thx yo…
Selamat atas pernikahan Azil dan Sari, pada 19 agustus 2007.
Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, dan warohmah.
Sori zil, bukan gw ga mao foto bareng, tapi anak2 rewel udah mao pulang. Salam dari Digo, doi sakit kemarin. Sekali lagi selamat ya.
Tanggal 23 mei 2007 yg lalu adalah hari dimana Pure Saturday (selanjutnya tulis”PS”) membuat video klip terbaru untuk album terbaru mereka yg akan keluar beberapa saat lagi. Pengalaman menarik untuk gw pribadi, karena mendapatkan undangan khusus lewat sms dari Agus Sasongko yg sekarang adalah produser PS untuk album terbaru mereka. Sampai hari H saya dan undangan yg lain tidak mengetahui sebenarnya ada acara apa di Gedung Duta Bangsa malam itu.
Sesampainya di gedung Duta Bangsa langsung isi kertas Absen, dan diberikan selembar kertas yang ternyata ditulis oleh Anggun alias sutradara video klip yg biasa dikenal The Jadugar.
Berikut isi dari kertas tersebut:
Pure Saturday - Spoken
Hi salam jumpa di shooting Pure Saturdau - Spoken
Pure Saturday akan bermain live 7 - 8 lagu (spoken, kosong, desire, PW, awan, coklat, buka), mereka tidak mengetahui bahwa saat mereka bermain akan ditonton oleh fans dan kawan-kawan mereka… ini merupakan kejutan bagi mereka.
para fans dan kawan mereka akan masuk ke studio dimana panggung berada secara bersamaan, setelah aba-aba dari sutradara. Yakni saat lagu pertama spoken dibawakan…
dilengkapi dengan handycam ditangan masing-masing yg sudah standby dalam keadaan ON, dan siap untuk merekan permainan PS di atas panggung.penonton mengitari panggung yg berada di tengah studio, dan mengambil posisi yg strategis untuk mendapatkan angle gambar yg mereka inginkan.
tidak semua penonton akan memegang handycam, oleh karena itu penyebaran orang yg membawa handycam harus diperhatikan, jangan sampai mereka bergerombol di satu titik saja, tapi harus melihat kemungkinan posisi yg belum ada kameranya, sehingga nantinya akan mendapatkan angle yg berbeda di tiap kameranya.
pergunakan kamera secara maksimal, maksudnya pergunakan fasilitas kamera yg ada, seperti zoom in, zoom out untuk kebutuhan shot anda.
aktiflah untuk mencoba kemungkinan berganti objek, seperti merata di tiap personil dan instrumentnya, disesuaikan dengan mood musiknya. dan juga merekam semua kejadian yg berlangsung di atas panggung, bagaimana reaksi PS saat melihat bahwa mereka ditonton oleh fans dan kawan mereka sambil merekam mereka bermain.
semua kejadian yg menarik ada pada diri anda masing-masing… jadi selamat menonton, bernyanyi dan merekam bersama…!!!!
yeaaaahhhhh….!!!
Anggun
Kemang 23 mei 2007
dan segala kemeriahan pun terjadi ![]()
senang-senang, nyanyi-nyanyi, teriak-teriak, lompat-lompat, saling berpegangan, dan moshing.
yyeaeeaaahhhhhh….
puas gw bisa menyempatkan diri datang ke gedung duta bangsa, kalo kata si Rian Pelor… “today you are being part of history of Pure Saturday!”
Siang kemarin (21/07/07 - 12:30) saya bersama rekan dari HORNET Herry, dan Endy berangkat ke arah bulungan bertiga, rencana menghadiri Launch Honda Revo live di Trans TV. Konvoi 3 motor, dari jalur Casablanca belok di sahardjo, terus ke Tendean. sampai di fly over tendean / mampang hujan mulai turun, dan keadaan padat merayap, pada saat akan menanjak dan kembali turun, tiba-tiba sebuah mobil melakukan pengereman mendadak dan membuat rekan Herry kaget kemudian dengan segala cara mengendalikan motor agar tidak menabrak mobil tadi. Apa boleh dikata, ban depan slip motor pun rebah ke kiri, kepala membentur pintu samping kiri mobil lain dan terseret bersama laju mobil tersebut beberapa meter dan berakhir dengan berputar kebalikan dari arah jarum jam kira-kira 180 derajat.
Saat bro Herry terseret, saya dan bro Endy juga berusaha mengendalikan laju motor agar tidak menabrak bro Herry yang sedang terseret di Aspal yang basah karena hujan. Konsentrasi sedikit terpecah karena tetap memperhatikan bro Herry yang tangan dan kepalanya hampir terlindas ban Peugeot 206 tersebut. Alhamdulilah meskipun ban depan saya juga sempat slip, tetapi saya bisa menghentikan motor, begitu juga bro Endy. Sengaja kita berdua memarkin motor kami ditengah agar tidak ada kendaraan dibelakang kami yang maju.
Saya minta bro Endy mengejar Peugeot 206 tadi, dan saya melihat keadaan bro Herry. Saya angkat motor bro Herry perlahan, sambil melihat keadaan kaki kiri yg tetrtindih motor. Saya pinggirkan motor beliau tanpa mempedulikan bro Herry terlebih dahulu, karena jika bro Herry tidak sadar dan langsung kita angkat untuk meminggirkan beliau bisa lebih fatal lagi luka yang diderita jika terjadi patah tulang.
Setelah akan kembali ke bro herry, loh kok sudah ada dipinggir dengan dipapah oleh seorang bapak-bapak pengendara motor yang kebetulan melintas di flyover tersebut. Yah sudahlah, saya minta bro Herry meluruskan kedua kakinya. Setelah bisa memulihkan konsentrasinya, bro Herry minta perjalanan dilanjutkan ke bulungan dan melihat luka-luka luar yang dideritanya di bulungan saja. Sampai di bulungan luka luar segera diobati, lumayan dengkul, paha dan pinggul lecet-lecet.
Selesai mengobati bro Herry rekan-rekan dari HORNET menuju ke Trans TV untuk shooting live Launch On Air Honda Revo produk terbaru dari Astra Honda Motor.
Oh iya, terima kasih untuk pengendara Peugeot 206 yang menawarkan no teleponnya yang sewaktu-waktu bisa dihubungi oleh bro Herry jika butuh pengobatan. Juga Bapak yang membantu membangunkan bro Herry dari tengah jalan.
beberapa point penting dalam Safety Ride yang berhubungan dengan kejadian di atas:
jangan lupa jika anda mengendarai motor, selalu ingat keluarga di rumah yang menunggu anda dengan selamat. Dan coba cari artikel-aritkel Safty Ride baik melalui koran, majalah, atau media-media lain.
Dari beberapa milist
———————————
Dear bikers,
Ada cerita yg cukup menyentuh nih coba dipahami dan jangan lupa gunakan helmet yang melindungi kepala kita. Harga kepala kita tidak sebanding dengan Helmet yg kita miliki.
“Ayah, bangun dong..!”
“Siapa yang akan mengantar aku pulang?”
Itulah kalimat yang keluar dari mulut si gadis cilik berumur 5 tahun.
Sambil memeluk helm, ia terus mengguncangkan tubuh ayahnya.
Sementara sang Ayah tetap terbujur kaku.
Ayahnya meninggal akibat kecelakaan yang menimpanya.
Seseorang bertanya kepada si anak…
“Namanya siapa?”
“Aku Tini”, demikian jawab si gadis cilik.
“Nama ayahnya siapa?”
“Ayahku bernama Pak Eko”, sambil tersedu.
“Rumah kamu di mana?”
“Aku nggak tau…”jawab si gadis lagi.
“Kok helmnya dipeluk terus?”
“Iya tadi kata Ayah, helmnya aku pegang aja soalnya deket kok”
Ah ternyata kali ini sang Ayah salah.
Jarak yang dekat tidak menjadi jaminan keselamatan.
Aku tinggalkan si gadis cilik sejenak.
Masih bisa kudengar kalimat yang diucapkannya :
“Ayah, bangun dong.”
“Aku mau pulang.”
“Ayo antar aku pulang…”
*Diceritakan kembali oleh Kompol Warsinem, Kasi Dikmas Ditlantas Polda Metro
Sumber : www.thunder125.invisionplus.net
Jika anda melihat Supra Fit melintas di depan anda dengan nomor polisi B 6206 TDQ dengan no ID HoRNet 213 di bawah plat nomor, berarti anda sedang melihat saya sedang berkendara
Hari itu seorang bocah dengan seragam putih biru sudah berencana dengan beberapa temannya. Agar tidak ada yang merasa tersinggung, si bocah yang sudah duduk dibangku SMP kelas 3 tersebut kita sebut saja namanya “A”.
Seperti biasa “A” sudah merencanakan bersama teman-temannya untuk main sepulang sekolah. Akhirnya mereka bersantai dengan senda gurau di sebuah tempat di bawah rel kereta, yang di bawah rel tersebut ada aliran kali kecil.
Dengan uang seadanya mereka ingin mencoba-coba seperti apa sih rasanya minumam sari buah yang sudah melewati masa fermentasi yang biasa dijual di tukang jamu pinggir jalan. Uang pun terkumpul salah seorang dari gerombolan tersebut diutus untuk membeli minumannya.
Meskipun tidak banyak tetapi semua anak yang hadir di bawah rel tersebut bisa mencicipi seperti apa rasa minuman tersebut. Dan tidak hanya sekali acara itu dilakukan oleh “A” dan kawan-kawannya, melainkan beberapa kali dan terus berkelanjutan. Sampai si “A” mengenal dan mencoba beberapa jenis narkoba seperti Ganja dan Putaw.
Berlangsung sekitar 4 tahun sejak “A” kelas 3 smp, akhirnya “A” bisa melepaskan diri dari barang-barang haram perusak moral dan generasi muda tersebut.
Mari selamatkan para penerus kita, dari wabah NARKOBA. Perhatikanlah dulu orang-orang sekitar, seperti anak-anak kita, atau adik kita.