Ahmad Maulana Faiz Adam

Hari sabtu tanggal 10 des 05 lalu adalah hari di mana semua keajaiban Illahi itu terjadi. Pagi-pagi sekali Istri tercinta sudah membangunkan diriku, “hari ini kita jadi ke dokter ga?”, kurang lebih seperti itu dia tanya. Akhirnya kita berangkat ke dokter kandungan* jam 07:00 dari rumah, karena dia praktek pagi dari jam 07:00 - 08:00 waktu pulo gebang permai :).

Sampai di dokter langsung istriku diperiksa, ternyata kepala si bayi sudah masuk ke panggul, tetapi kok ibunya tidak merasakan mules-mules? Akhirnya si dokter menyarankan rekam jantung bayi, dia sebut CTG. Dari hasil rekaman CTG tersebut kita bisa lihat grafik yang menerangkan detak jantung bayi dan gerakan tubuhnya di dalam kandungan.

Sekitar pukul 08:30 kami (saya dan istri) berangkat menuju rumah sakit Mitra Keluarga Bekasi barat, sampai di sana istriku langsung masuk kamar bersalin dan instrumen-instrumen CTG langsung dipasang ke tubuhnya. Lumayan lama nunggunya kira-kira 20 menit, karena istriku hanya boleh berbaring ditempat tidur dan tidak boleh gerak-gerak.
Setelah dapat hasil dari grafik yang dicetak oleh alat CTG tadi, kami langsung menuju ke perumnas 1 untuk mampir menunggu waktu, karena akan bertemu kembali dengan dokter untuk memberikan hasil CTG tersebut.

Sekitar jam 17:00 kita sudah sampai di Pulo Gebang Permai, langsung saja setelah mandi kita menuju tempat dokter Yanuar karena dia ada praktek sore jam 16:00 - 18:00. Kita langsung memberikan hasil CTG tadi, dan beliau membacanya. Ternyata hasilnya kurang bagus, dengan penjelasan bahwa kondisi si bayi sudah terlalu tua dan dia sudah susah untuk bergerak. Jadi dia menyarankan untuk rekam CTG ulang, karena mungkin saja pada saat direkam pagi tadi si Bayi sedang tidur. Meskipun hasilnya jadi lebih baik pada saat rekam berikutnya atau bahkan 3 hari kedepan si dokter Yanuar tetap akan melakukan sesar apabila si ibu tidak merasakan mules-mules.
Kesimpulannya cepat atau lambat tetap tidak akan dilakukan persalinan normal karena si dokter tidak ingin melakukan induksi yang dapat menyebabkan kelemahan pada otak si bayi.

Sebelum adzan maghrib kami sudah sampai di rumah dan menjelaskan apa yang telah dokter terangkan. Mertuaku mengatakan, “Ya sudah tenang dulu, makan dulu! Ba’da Isya kita berangkat ke Mitra Keluarga!”
Sampai di Mitra istriku melakukan proses yang sama seperti tadi pagi. Setelah hasil rekam diberikan kami kembali ke Pulo Gebang dan menyerahkan hasil rekam ke dokter Roni, kok dokter Roni? Sebab dokter Yanuar belum kembali dari praktek di rumah sakit. Ternyata dokter Roni menjelaskan hal yang sama dengan dokter Yanuar setelah membaca hasilnya. Jadi dokter Roni putuskan untuk Operasi malam itu juga sekitar pukul 23:00 - 24:00.

Jam 22:30 kita sudah sampai rumah sakit dan isriku segera di bawa ke ruang persiapan operasi. Setelah tanda tangan di atas pernyataan yang bersedia dilakukannya operasi, saya harus berpisah dengan istri tercinta dan kami pun menunggu di luar ruang operasi. Malam itu ada ayah dan mama dari istriku beserta adik ipar, juga ada mamaku, papa sedang dalam perjalanan.
Setelah melihat raut-raut muka yang tegang, pada jam 01:15 11 des 2005 seorang bidan keluar, membawa seorang bayi mungil berkulit putih yang masih sedikit kotor karena darah berkata, “Selamat ya bayinya laki-laki! bapaknya yang mana? Selamat dulu dong.” Bagaikan mimpi, saya dapat mencium bayi tersebut. Para anggota keluarga langsung berkerumun dan terlihat sangat bersuka cita. Setelah sadar aku langsung bertanya pada bidan tersebut, “Ibunya gimana?” di jawab dengan senyum, “Sehat kok, tadi udah nyium-nyium anaknya!”

Ya Alloh aku bersyukur atas apa yang telah Kau berikan kepada kami!
Terima kasih buat Pa+Ma juga Ayah+mama sama Djoko yang udah nemenin ngerokok, jg adik-adikku yang nunggu rumah.
Terima kasih juga buat semua yang sudah mendoakan :).
Buat anak milis PS (Oyip, Nove, Ajie, Azil, Dapit, Desonk, juga yg lainnya) yang pada dateng ke News Cafe (suatu saat kita pasti nonton gig PS bareng-bareng).
Terima kasih untuk Dr. Yanuar dan Dr. Roni serta 2 dokter yang lain, saya tidak tahu namanya, terima kasih untuk si Bidan dan beberapa suster yang membantu proses persalinan istriku.
Kini hari-hariku diwarnai oleh tangis dan tawa Ahmad Maulana Faiz Adam, dengan berat 3,7 kg serta panjang 50 cm.

ini footnote *Dr. Yanuar Jak SpOG

ps: mataku berkaca-kaca pada saat tulisan ini kubuat!
Photonya menyusul.

19 Responses to “Ahmad Maulana Faiz Adam”

  1. basibanget Says:

    SELAMAT MENJADI BAPAK YA
    MAKAN MAKAN™

  2. Joan Says:

    Selamat! Semoga anaknya sehat dan bahagia selalu!

    Tapi kok gak ada skrinsutnya?

  3. Azil Adi Permana Ph.D Says:

    pict. please….. :wink:

  4. ishmatul Says:

    Selamat ya…semoga menjadi anak yang selalu taat pada agama, orang tua…

  5. andriansah Says:

    selamat

  6. achmadi Says:

    skrinshot please !!!

    congrats yo….

  7. oyip Says:

    gosh…asli mata gw juga berkaca-kaca, buddy…
    well done,
    once again…congratulations…pak adam!
    hope i can see adam jr. soon…

  8. jesie Says:

    Tanpa skrinsut adalah…… :-D Congrats Makan-makanya ditunggu

  9. pipit Says:

    Selamat jadi Bapak ya !

  10. Gempur SR Says:

    Selamat …
    Semoga jadi Anak yang Sholeh …

  11. Ayu Says:

    Cogratz ya dam…

  12. amellie Says:

    selamat yah :)

  13. ceplik Says:

    congrats, adam! uda jadi ayah…. senangnnya baca posting ini.. bisa kebayang gmn excitednya adam & istri yang udah jadi orang tua dari cute baby boy :-)

    semoga bahagia & salam kenal buat si kecil!

  14. dapit Says:

    uhhhhhhhh so sweet.. terharu bahagia gue.. + ikut bahagia… SELAMAT BOS !!

  15. ceplik Says:

    aku baru ngeh! 3,7 kg & 50 cm!!! berarti babynya besar!!!!
    wah kalo badannya aja pas lahir panjang begini… pasti gedenya bisa jadi olahragawan ya, ato model?! he..he.. pokoknya selamat yaaa

  16. desonk Says:

    wow….i could feel the happiness of being a parent!. Thanks for share the emotions!

  17. abe Says:

    CONGRATS..
    new baby has born.. what a beautiful days.. ^_^
    Adam Congrats deh.. ;)

  18. boku_baka Says:

    Selamat-selamat, selamat menjadi bapak.
    makan-makan!

  19. amor Says:

    congratula…la…la…
    walah….
    sok bisa bhs inggris q
    yang penting q ucapin slamat ya…..
    mg2 jadi bapak yg baik n jd kpala rt yg jujur
    key

Leave a Reply